Langsung ke konten utama

‘EMPAT NASEHAT NABI SAW KEPADA ABU DZAR AL-GHIFARI’


Diriwayatkan dari Rasulullah saw. sesungguhnya beliau pernah bersabda kepada Jundub bin Junadah, yang bergelar Abu Dzar A-Ghifaari:
“Wahai, Abu Dzar, pugarlah kapalmu karena lautnya dalam, bawalah bekal sempurna karena perjalananmu jauh, peringanlah beban karena rintangan-rintangannya berat sekali, ikhlaskanlah amal karena sesungguhnya Yang Maha Meneliti, Maha Melihat.”
* Memugar disini dalam arti memperbaiki niat, agar semua perbuatan atau penghindaran melakukan perbuatan dapat berfungsi ibadah serta mendapat pahala guna keselamatan dari azab Allah.
Al-Imam Umar bin Khattab Al-Faruq mengirim surat kepada Abu Musa Al-Asy`ari. Semoga Allah meridhai mereka berdua. “Barang siapa niatnya tulus, maka Allah mencukupi keperluannya yang berada antara dia dan orang lain.”
Salim bin Abdullah bin Umar Al-Khattab mengirim surat kepada Umar bin Abdul Aziz r.a. : “Ketahuilah wahai Umar, sesungguhnya pertolongan dari Allah kepada seorang hamba sesuai dengan kadar niatnya, barangsiapa yang niatnya tulus, maka pertolongan dari Allah sempurna baginya dan barangsiapa yang niatnya kurang, maka pertolongan dari Allah pun kurang baginya, sesuai dengan kadar niatnya itu.”
* Perjalanan jauh disini dimaksudkan dengan perjalanan menuju akherat
* Beban muatan adalah beban pertanggungjawaban urusan duniawi
* Ikhlaskanlah amal karena sesungguhnya Allah swt. Yang Maha Meneliti, meneliti secara cermat perbuatan baik buruk
Abu Sulaiman Ad-Darani berkata : “Kebahagiaan tetap bagi orang yang tidak melangkah satu langkah pun selain kepada Allah swt.”
Perkataan ini sesuai dengan sabda Nabi saw. :
“Ikhlaskanlah perbuatanmu, maka yang sedikit darinya akan mencukupi.”
Seorang penyair mengatakan :
“Wajib bertobat bagi manusia
Namun meninggalkan dosa-dosa lebih wajib
Sabar menghadapi musibah adalah berat
Tapi hilang pahala lebih berat
Perubahan dalam setiap zaman selalu aneh
Namun manusia lupa bahwa dirinya aneh
Setiap yang akan datang dekat
Namun maut lebih dekat dari itu.”
Diriwayatkan dari Anas, bahwa suatu hari Nabi saw. Keluar sambil memegang tangan Abi Dzar seraya bersabda:
“Wahai Abu Dzar, apakah kamu telah mengetahui bahwa sesungguhnya dihadapan kita terbentang suatu jalan dibukit yang sangat rumit, yang tidak akan dapat didaki selain oleh orang-orang yang meringankan bebannya” Seorang bertanya: “Wahai Rasulullah, Apakah aku ini tergolong orang-orang yang meringankan atau memberatkan bebannya?” Beliau bersabda: “Adakah engkau punya makanan hari ini?” Dia menjawab: “Ya punya.” Rasulullah saw. Bersabda : “Apakah engkau punya makanan untuk esok?” Dia menjawab: “Ya punya.” Rasulullah saw. Bersabda: “Apakah kamu punya makanan untuk besok lusa?” Dia menjawab: “Tidak punya.” Rasulullah mengatakan: “Andaikan engkau telah punya jatah makanan untuk tiga hari, maka engkau tergolong orang-orang yang memberatkan bebannya.”
————————————————–
————————— 
Sumber : Terjemahan Kitab Nashaihul ’Ibaad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MARS KSI (Senandung Benteng Kebenaran by: IzzIs)

SENANDUNG BENTENG KEBENARAN Kepada mujahid benteng kebenaran Slalu rindu akan lahir kejayaan Kepada pewaris tahta nan gemilang Menapak tegak menyongsong masa depan Kepada pewaris tahta nan gemilang Menapak tegak menyongsong masa depan =============================== Dapatkan lirik - lirik Nasyid di http://agusw.cjb.net menebar SENYUM merajut UKHUWAH ===============================
PEMANFAATAN MINYAK GORENG BEKAS  SEBAGAI BAHAN BAKAR MESIN DIESEL           Semakin menipisnya persediaan minyak bumi, dan semakin ketatnya pembatasan emisi gas buang, maka pada saat ini telah dikembangkan bahan bakar cair yang berasal dari minyak hewani maupun minyak nabati. Salah satu keuntungan minyak yang diambil dari minyak hewan atau minyak nabati adalah dapat diperbaharui dan mengeluarkan emisi gas buang yang jauh lebih kecil dari pada minyak solar yang umum dipakai pada saat ini.         Biodiesel adalah bahan bakar untuk mesin diesel yang diambil dari minyak hewan atau minyak nabati yang terlebih dahulu mengalami proses transesterifikasi untuk mengendapkan lemak jenuhnya. Melewati beberapa kajian, didapatkan beberapa jenis biji-bijian, kacang-kacangan, dan tanaman palem seperti: biji bunga rape, biji bunga matahari, kacang kedelai, kelapa sawit, dan kelapa untuk diolah menjadi bahan bakar alternatif untuk mesin diesel dengan proses transesterifikasi.            Untuk menjadika...

SURAT TERBUKA UNTUK AKTIVIS DAKWAH KAMPUS

Kepada  Yang dirahmati ALLAH aktivis dakwah kampus di-   Medan Perjuangan Suci Apa kabar hari-hari dakwahmu saudaraku? Mungkin lembaran-lembaran hari-hari yang engkau lalui penuh rintangan, ujian, tantangan, kepenatan dan lelah yang teramat sangat. Mungkin kau terpaksa mengorbankan waktu istirahatmu yang amat sedikit bahkan kurang untuk merencanakan manuver-manuver dakwah. Mungkin kau harus dengan ikhlas mengorbankan waktu sejak pagi-pagi sekali sebelum sang surya dengan sempurna menyinari bumi sampai senja menunjukkan rona merahnya untuk mengikuti meeting rutin yang tidak semua orang bisa hadir walaupun sebernya mereka bisa hadir namun, seribu alasan yang tidak begitu syar’i menjadi kambing hitam. Atau engkau terpaksa mengorbankan waktu kuliahmu karena tidak ada yang bersedia mengalah untuk mengorabankan waktu kuliahnya ketika koordinasi dakwah harus segera dilakukan. Dengan penuh keikhlasan, kaupun bersedia mengikuti jadwal rekan-rekanmu yang lain meski harus mengorbankan kepentingan...